Monthly Archives: March 2010

Sentosa Island

Semua info bisa didapatkan di sentosa.co.sg

Waktu saya berkesempatan ke Singapore lagi, baru saya bisa mengunjungi Sentosa ini. Jadi saya memutuskan untuk menghabiskan waktu ke Sentosa Island dari pagi sampai malam. Dari berbagai macam rute yang mudah untuk mencapai Sentosa Island, saya memilih naik MRT dari stasiun Al-Juneid dan turun di stasiun MRT Vivo City. Di Vivo City ini pengunjung diberikan pilihan, mau ke Sentosa Island naik Cable Car, Monorel atau Bus. Saya pilih naik Monorel Sentosa Express dengan biaya SGD3. Lumayan bisa lihat pemandangan, gak sampai 5 menit sudah sampai Sentosa Island.

tempat beli tiket

Logo Sentosa

Sentosa ini sangat besar, diantaranya terdapat berbagai macam wahana dan tiga pantai. Tapi jangan khawatir, kalo di dufan kan kita gempor ya, di sini sarana trasnportasi free shuttle sangat mendukung. Jadi kita bisa ke wahana lain yang terletak cukup jauh dengan free shuttle bus ini. *kasi jempol*.

tempat foto wajib para pelancong

Tujuan pertama, apalagi kalau bukan foto di logo Universal Studio hehehe.. mau masuk ke Universal nya? Silahkan bayar 72SGD kalau wiken. Kapan-kapan, mau ke Universal Studio ini, lebih enak rame-rame kali yaa seseruan..

Setiap mau naik wahana pengunjung diharuskan bayar dan lumayan agak mahal ya enterance fee di setiap wahana, jadi silahkan pilih yang paling suka aja, kecuali kalau emang pengen nyoba semua dan tidak meduit banget, ya naikin aja semuanya *ngarep. Atau kalau mau murah ya piknik aja di pantainya.. pantainya kaya pantai buatan sih, tapi not bad lah.. lumayan buat foto-foto bikinian, atau foto-foto di jembatan Palawan Beach. Kalau soal bagus sih, bagusan pantai Indonesia kemana-mana 😀 .

Siloso Beach

Masih ciamik Indonesia punya doong..

Jembatan di Palawan Beach, model nya boleh nemu disana..

Setelah foto-foto di Universal, lanjut foto-foto di Merlion.Merlion Plaza. Setelah itu, nonton Cine Blast, semacam pertunjukan 4D, tiket masuk SGD18. Lumayan kan ya? (lumayan mahal). Ya, mirip-mirip wahana 3D Robocop yang di Dufan itu, lalu Wahana selanjutnya yang saya naiki adalah Sky Ride. Dari sebelum berangkat, naik Sky Ride ini memang ada di Itinerary, saya emang niat bangeet hahaha *ndeso part II* , harga tiket masuk SGD12 two way, atau kalau mau one way juga bisa, harganya tentu saja lebih murah. Karena saya noraknya stadium lanjut, ya pilih yang two way hehehe..

Sky Ride

Turun nya bisa naik Luge 😉

Setelah itu , saya keliling-keliling aja di Sentosa Island sambil nunggu pertujukan Song of The Sea jam 07.40 malam. Sambil nunggu, saya kelilingin Sentosa Island, seperti pantai Siloso, Palawan dan Tanjong, terus duduk-duduk sambil makan ice cream dipingir pantai dekat dengan Bikini Bar. Tadinya sempet sebel, karena sekitar jam 5 hujan, eh tetapi pawang  nya Song of The Sea mungkin jago bener yaa.. jam 6 sore hujannya berenti dan cerah tiba-tiba. Dan langit sehabis hujan itu di waktu senja, baguuuus banget.

Akhirnya, jam tujuh malam saya menuju tempat Song of The Sea dan sudah ramaaai.. ternyata semua orang yang ke Sentosa mungkin pasti nonton Song of The Sea ini kali ya? mungkin ada sekitar 500 orang lebih. Tiket masuk bisa dibeli pas sebelum masuk Sentosa ( di Vivo City, berbarengan dengan beli tiket Monorel Sentosa Express). Harga tiket masuk SGD10.

Beginilah senja sehabis hujan. Cantik ya?
Pic was taken by Upangemanan

Pertunjukan Song of The Sea

Song of The Sea was awesome! (iyaa, silakaan sebut saya norak, gapapaa..) Indonesia bisa gak sih bikin kaya gini? Sampai saat ini ditulis si belum ada, konon katanya nanti di Ancol akan ada pertunjukkan serupa. Satu orang aja 10dollar Singapore alias 70rban, dikali 500 orang berapa ya? Ayoo dong pak kumiiss.. bikin kaya ginii.. lumayan pendapatannya bisa nambel jalanan biar gak banjir lagi.

Setelah dari Song of The Sea, saya memutuskan pulang saja, karena kaki sudah sakit-sakit. Malamnya sebelum ke hotel saya makan di dekat hotel, yang punya orang India. Dia menyediakan makanan India, Chinese dan Thailand. Saya pesan Tom Yam seafood, yang pedesnya naudjubillah.. sampe keringetan, segeeerrr..

Our Food, Yummy!!

Categories: Singapore | Tags: , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.