Little Siam Reap

Dsc_0018

Welcome to Cambodia

Kenapa sih saya bilang little Siam reap? karena saya yang gak sempet muter-muter hahaha.. jadi kayaknya kecil. Cambodia sangat panas waktu itu, panaas bener. Sampe pake celana pendek aja kayanya tetep gerah bawaannya.. Walaupun terlihat tandus dimata saya, keunikannya tetap ada. Perawakan penduduk tidak jauh beda deh sama muka saya, item-item coklat ala moccachino asia gitu.. :p , beberapa kali mereka menyebut indonesia dengan ‘Indonesie’ .

Beberapa temple-temple mencuat di sisi kiri-kanan jalan, walaupun saya tidak melihat monk berlalu lalang.. saya pun sempat melewati bagian kota yang teduh, pinggir sungai dekat Old Quarter. Sambil menikmati angin semilir di atas tuk-tuk.. saya senang, ah akhirnya.. Cambodia.

Untuk penginapan, paling enak di sekitar Old Quarter, disitu tempat keramaian atau pasar-pasar malam.. boleh juga belanja disini, kmaren dapat tas kondangan U$ 8 buat dua  hihi..terus beli topi lebar juga, cuma dua dollar, lumayan buat dipake jalan-jalan ke Angkor, di Ambas mana dapeeeet topi lebar macam iniih, paling murah lima puluh ribu..

Dscn1925

Tas kondangan murmer dan ciamik

 

Dscn1993

Salah satu sudut Old Quarter

Aduuh tapiii, mengingat perjalanan masih panjang (lebih tepatnya, niat belanja di Hanoi hihi), jadi rem nafsu belanja, lagian belanja baju disini gak rekomen, sama aja kaya di ambas model-modelnya.. jadilah saya hanya belanja souvenir standar titipan nyokap : tempelan kulkas (makasi ya ma, titipannya murah dan gampang banget :D)

Oh iya, di Cambodia apa2 mahaaal curang euy, make USD.. jadi terpaksa harus irit2

Hostel disana udah oke-oke kok, saya nginep di Rosy Guest  House, cuma USD20 semalem, kamarnya gede dan bagus. Bisa pilih yang dorm atau yang private, standar  bintang 3 disini kali yah.. pelayannya juga ramah dan helpful. pokoknya kalau penginapan jangan khawatir, silahkan cari di hostelworld.com (kalo mau yg murmer). Di penginapan ini, saya beruntung, karena dapet dianterin tour temple sama tukang tuktuk yang jujur. Dia part timer, masih kuliah jadi bahasa inggrisnya Ok.. friendly banget dan suka kasih info-info.

Tariff sewa tuk-tuk sehari USD 8 – USD 12, ditawar aja yah.., kalau sekali jalan kemanapun tujuannya U$1.

Dscn1969

Naik tuk-tuk

Selesai matahari terbenam, Saya ke Pasar malam di Old Quarter. Disana selain bisa shopping bisa ke Pub Street, jalan yg penuh sama cafe-cafe dan hampir semua orang bule.. seru dan ramai. Jangan lupa cari café yang ada traditional dance Cambodia (Apsara Dance) letaknya ya kalo gak salah di Pub Street ini. Disini banyak restoran-restoran rekomen dari Lonely Planet… makanan juga gak terlalu mahal kok, hari pertama perjalanan saya makan mewah, karena ngiler liat bule makan steam food, asepnya kemana-mana.. jadilah saya pesan makanan yang sama hehe.. gak jadi ngirit deh.

Dscn2002

Yummy!

Dscn1990

Old Quarter

 Berkali-kali disana saya diajak ngomong Cambodia, karena muka saya mirip orang Cambodia, sudah ada 5 orang kali bilang begitu.

Dscn2026

Rosy Guest House – Siem Reap

                                      

Dscn1928

Sudut jalan kota Cambodia     

Dscn1963

Sunset yang gak jadi dinikmati :/

Setelah cape keliling pasar, akhirnya saya pulang dan istirahat, karena besok harinya adalah perjalanan yang paling melelahkan, seharian naik bus ke Vietnam – Ho Chi Minh..

Saya belum booking bus online, jadi siang-siang udah sempet booking buat besok. Tarif Bus Siem Rep – Ho Chi Minh USD 20 – 25 per orang, bus yang recommended Mekong Express. Bisa minta anter tukang tuk2, pasti mereka tau tempat booking bus atau di hostel/hotel tempat menginap juga ada kok..Tapi nanti jangan lupa tanya ya, karena ini perjalanan via Phnom Phenh, tanya dulu apakah akan ganti bus di Phnom Phenh? Karena saya ganti bus, yah gapapa juga sih, bus nya lebih bagus.. tapi cukup buat deg-degan karena waktu saya mepet banget waktu itu.

Summary Info (harga tahun 2009)

Sewa tuk2 sehari : USD8 – 12

Tuk2 sekali jalan : USD1

Tuk2 rekomendasi dr saya: kd_siemreap@yahoo.com (friendly, helfpul, partimer smbl kuliah, bahasa inggris ok)

Hostel: USD20

Jadwal bus dan akomodasi: http://www.canbypublications.com/cambodia/

Visa on arrival: USD20/orang bisa juga apply visa online http://www.cambodiaonarrival.com/ , Good news yaa.. tahun 2011 per September, Indonesia Bebas Visa loh 😉

 

Advertisements
Categories: Cambodia | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.

%d bloggers like this: