The Great Angkor and Bayon Temple

Perjalanan ini sebenarnya selipan dari tujuan utama saya ke Vietnam. Karena rutenya nyambung, rasanya sangat sayang sekali melewatkan Cambodia dimana terletak Angkor Wat yang terkenal itu.

Maka saya saya pilihlah rute seperti ini:

Jkt –  KL – Siam Reap – Ho Chi Minh – Hanoi – Sing – Jkt.

Panjang ya? 🙂 beginilah nasip fakir cuti. dengan jatah cuti yang sesingkat-singkatnya, ngarep bisa mengunjungi tempat yang banyak. Resikonya mengunjungi tempat sebanyak ini adalah, tidak maksimalnya di satu  tempat.

Dsc_0002

Numpang bobo

Dsc_0015

Siam Reap Airport

Perjalanan saya mulai dengan AA ke KL, sampai pada malam hari jam 23.00. Bagi rekan2 yang ingin menggunakan LCCT untuk transit jangan khawatir, banyak banget backpacker disana yg pada tidur di LCCT apalagi bule2, pada siap banget gelaran dilantai hehe..

Tapi bagi yang belum siap mental tidur di airport, padahal besok pagi2 harus terbang lagi (karena LCCT – KL city bisa satu jam lho..jadi sama aja kaya cuma numpang kentut doang di hotel) bisa pakai Tune Hotel, satu manajemen dengan Air Asia, letaknya di sekitar Airport, tinggal jalan.. atau bisa gunakan free shuttle dari Airport – Tune Hotel.

Tiba di Cambodia, kira-kira jam 8 pagi waktu setempat. Saya memutuskan untuk ke Siem Reap aja tempat dimana Angkor wat berada. Ya, tapi sayang sekali, saya gak dapet sunrise disana, moment paling terkenal di Angkor wat, karena baru berangkat dari KL aja jam 7 Pagi. Ya gpp lah.. namanya juga selipan, pasti ada aja yang dikorbanin. Next time, mungkin jadi perjalanan inti Angkor wat ini, karena Angkor temple luaaaaaaaasssssss banget.. gak heran, ada yang jual tiket terusan sampe seminggu.. biasanya bule yang suka explore sebegitu lama, kalo saya mah kan ya, numpang jepret2 doang pasti ;D

Sampe di Bandara Siem Rep yang kecil, saya buat VoA Cambodia dulu, karena Cambodia gak bebas visa, dan bayar.. ini tahun 2009 loh ya, kayanya sekarang udah bebas visa deh, jadi kalau kesana lagi, gak perlu deh bayar-bayar lagi.  

Untuk pembuatan visa on arrival ini, tenang aja, gak susah dan gak lama, proses cepat paling 5 – 10 menit, orang Cambodia juga welcome banget, karena muka orang indonesia dianggap mirip dan sama dengan mereka hehe. Jangan lupa bawa foto aja. Bisa juga visa online, tapi most of backpackers suggest VoA aja, karena cepet.. jadinya kita cancel apply visa online (disamping webnyan yag sering error). Disana saya dijemput pakai Tuk2 (kaya becak di medan), free pick up dari tempat hostel saya menginap.. perjalanan Bandara – Kota kira2 45 menit. Siem Reap panaas dan tandus.. hot pants udh paling cocok 🙂

Dsc_0017

Tuktuk

Sebelum tour Angkor dan temple2 lain, beli tiket dulu, tiket ada yang untuk sehari, tiga hari dan tujuh hari.

Dsc_0025

The gate of Angkor Wat

Nah, karena saya numpang foto-foto aja.. saya cuma ambil yang satu hari USD 20 per orang.. mahal yaa… disana panaas, jalan-jalan di Angkor wat jadi berasa fitness dan sauna, tapi kebayar.. karenaAngkor wat emang kereeen….Konon katanya pembangunan Angkor Wat dibutuhkan waktu kurang lebih 30 tahun. Saya ini orangnya melankolis #eaaa suka terharu berlebihan melihat simbol-simbol agama, dari seluruh agama. Baik ukiran di masjid, megahnya gereja, syahdunya candi-candi maupun kuil-kuil. God is Great, isn’t it? 🙂

Dsc_0032

The great Angkor

Dsc_0041

Pintu masuk komplek Angkor

Dsc_0069

Inside Angkor

Melihat Angkor Wat yang megah, kayanya menyesal sekali ke tempat itu tanpa membaca sejarahnya terlebih dahulu *karakter turis indonesia 😛 😛

Ternyata Angkor Wat juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia Unesco tahun 1992. Cmiiw yah..

 

Dsc_0062

Sampai bingung milih gambarnya

Disana banyak banget anak2 kecil yang jualan, pas kita dateng pasti diserbu dengan bahasa inggris ala mereka  “you buy sir.. you buy for me lady.. buy for me..” begituu aja terus sampe di dalem, lama-lama ganggu juga.

Dsc_0108

Pintu masuk ke Bayon

Sempet ke Bayon juga, pengen foto sama ‘Bayon Smile’. Kenapa sih Bayon ini terkenal? Dari pertama masuk, soalnya kayanya biasa aja, tidak lebih besar dari komplek Angkor, tapi ternyata setelah saya masuk, banyak terdapat muka orang tersenyum yang disebut-sebut sebagai patung wajah sang Raja Jayavarman VII. Dari info yang saya baca terdapat sekitar 200an wajah sang Raja tersebut. Kuil ini dibangun sekitar abad 12 atau 13 . Dalam candi Bayon ini banyak juga terdapat relief Apsara. Apsara itu sendiri artinya adalah perempuan elok yang menarikan tarian persembahan ke dewa-dewa.

Dsc_0116

Smile of Bayon. Smile is everywhere 🙂

Sayang gak sempet ke Ta prophm, dimana ada pohon-pohon besar di dalam temple tempat shooting Tomb Raider.. hari sudah keburu sore… gpp deh, anggap aja ini utang Cambodia : Sunrise di Angkor dan ke Ta Prophm.

Amin.

Summary Info (harga tahun 2009)

Sewa tuk2 sehari : USD8 – 12

Tuk2 sekali jalan : USD1

Tuk2 rekomendasi dr saya: kd_siemreap@yahoo.com (friendly, helfpul, partimer smbl kuliah, bahasa inggris ok)

Tiket masuk Angkor: USD20/orang (tiket sehari)

Pesawat : KL – Siem rep by AA

Jadwal bus dan akomodasi: http://www.canbypublications.com/cambodia/

Visa on arrival: USD20/orang bisa juga apply visa online http://www.cambodiaonarrival.com/ , Good news yaa.. tahun 2011 per September, Indonesia Bebas Visa loh 😉

 

Sekian cerita hari pertama di Siem Reap. semoga infonya membantu ya 🙂

Advertisements
Categories: Cambodia | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.

%d bloggers like this: