Ming Tomb – Makam Para Raja

Saya memilih mengunjungi Mingtomb ini, bukan karena suka sejarah sih, karena ikut-ikutan aja hahaha. Jgn ditiru ya teman temin..! Jadi Mingtomb ini suka dijadikan satu hari sama Greatwall dalam paket-paket tour. Jadi yah, why not deh, sekalian membuka mata tentang sejarah dinsati cina (ini pencitraan banget, padahal disana saya asyik foto-foto aja, tour guide kemana, saya kemana, hyuuk).
 
Gerbang Mingtomb. Gerbangnya aja luas banget kan?
Mingtomb adalah kuburan kaisar di jaman Dinasti Ming. Letak Mingtomb di bagian utara Beijing. Untuk sejarahnya, silahkan google aja deh ya? I’m not good in history 😛 , sebenernya si tour guide agak-agak bingung juga, sementara wisatawan dari argentina dan pasangan dari London asik nyimak, saya asik loncat-loncat ganti ganti spot foto :D.
  
Denah Makam 

Apa sih istimewanya Ming Tomb ini? Cuma kuburan doang? No. Ini makam 15 kaisar dari dinasti Ming. Makam-makam yang saya kunjungi terletak di bawah tanah dengan kedalaman kurang lebih 27 meter dan luaas banget. Ya, tentunya tidak semua yang saya kunjungi, cukup beberapa.
  
Salah satu terowongan menuju makam bawah tanah
Tidak menyeramkan kok, hanya pas menuruni tangga semakin ke bawah, udara semakin sejuk. Udah gitu, tembok dan lantai dilapisi dinding marmer dengan tinggi ruangan kurang lebih 10 meter. Makam yang ‘wah’ ya?

  
Turun dan terus turun. Udaranya sejuk.
Salah satu bagian yang unik adalah, ada peti-peti (atau replika, saya kurang tahu) yang dipagari, dan di halaman pagar itu penuuh dengan uang. Info dari si tour guide, wisatawan cina yang masih percaya mitos, masih suka memberikan uang kepada makam-makam tersebut. Dipercayai, bahwa kita sebagai orang yang hidup, harus tetap memberikan kesejahteraan kepada kaisar tersebut, niscaya kaisar akan membalas dengan memberikan kesejahteraan pada kehidupan si pemberi uang.
  
Pengen ngambil takut ketula 😀
Jalan ke Mingtomb ini lumayan capek, gak kebayang kalo kesana pas lagi summer, untuk kemarin panas-panas sejuk.. itu pun ngos-ngosan (faktor U). Oh ya, konon dulu, hanya raja-raja yang boleh masuk kesini dengan kuda. Mitos lain atau tradisi lain adalah saat keluar dari gate utama Ming Tomb, kita semua harus menghentak-hentakkan kaki sambil bilang (dalam bahasa cina) “Setan-setan, jangan ikut saya, sampai disini saja” *diikuti gerakan bersih-bersih di pundak masing-masing* . Saya (dan turis-turis lain)  teman-teman pun melakukannya atas petunjuk Tour Guide :p
Advertisements
Categories: China | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.

%d bloggers like this: