Green Bowl Beach. Truly Paradise

Last day, jadi labil antara Green Bowl Beach sama Karma Kandara. Dua-duanya, sama-sama nurunin ratusan anak tangga. Dua-duanya (konon) bagus seperti surga. Dua-duanya, letaknya berdekatan dan searah. Nom nom nom.. atas berbagai pertimbangan, pilihan jatuh kepada Green Bowl Beach. Nama yang unik katanya dulu karena ada perusahaan bernama PT.Green Bowl disekitar pantai itu, ada juga yang bilang karena jika dilihat dari atas bukit dan air sedang surut, karang-karang yang terlihat seperti mangkuk-mangkuk berwarna hijau. Beberapa sumber juga mengatakan pantai ini sering kali disebut Hidden Beach atau Bali Cliff. Hidden Beach karena pantainya tersembunyi dibalik tebing tinggi, sementara sebutan Bali Cliff karena ada hotel bernama Bali Cliff yang terletak tepat di atas tebing-tebing sekitar pantai ini. Namun, nama Green Bowl Beach ternyata lebih popular di kalangan turis.

Dsc_0534_resize
Dsc_0479_resize

Pantai ini terletak di Kuta Selatan, kabupaten Badung, Bali. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, langsung saja menambil arah ke Pura Uluwatu, hingga ketemu perempatan yang menuju Pura Uluwatu dan Dreamland, ambil ke arah kiri (arah Bali Cliff Hotel), ikuti jalan sampai habis, sampai ketemu pelataran parkir Green Bowl Beach. Pada saat masuk parkir, hanya dikenakan biaya parkir saja kok.

Dsc_0492_resize
Dsc_0484_resize
Photo_1
Photo_2
Photo_3

Dari pelataran parkir, akhirnya bisa melihat keindahan Green Bowl Beach dari atas, dan.. sepi!! Hanya terdapat beberapa bule-bule yang sibuk dengan papan luncurnya. Lalu saya mulai gundah, melihat anak-anak tangga yang harus saya turuni.. huhuhu… I think it’s more than 250 anak tangga.. bukan mikirin turunnyaa, tapi naik nya emang jadi pe-er banget! Tapi pas sampai bawah, semua dibayar tunai oleh pantai nya. Baguuuss banget. Dan sepi. Mungkin saat itu cuma ada beberapa orang, tidak lebih dari 10 orang. Saya pun kemudian sibuk jepret-jepret, tanpa ribet mikirin pengunjung lain. Sisanya, hanya leha-leha nonton peselancar bergelut ombak. Pasirnya putih, tapi sayang.. saya tidak bisa bermain-main air, karena saat itu bibir pantai penuh karang-karang kecil. Mungkin seharusnya, saya agak jalan dikit untuk menemukan spot lain yang bisa buat main air. Karena sempet lihat juga beberapa pengunjung bermain air dan sebagian belajar surfing ama bule. Tapi saat itu, sudah malas cari tempat lain, karena sudah terlanjur betah hehe..

Dsc_0530_resize
Dsc_0521_resize

Di Green Bowl Beach ini terdapat juga Gua-Gua. Waktu itu saya Cuma ketemu Gua dekat saya menaruh tas-tas. Sayang gak ketemu Gua yang katanya banyak terdapat kelelawar dan bau.

Susah sekali rasanya meninggalkan tempat ini, karena…

Kudu naek tangga boooooookk!!! T_T *pelancong gak mau susye . Yah katanya Karma Kandara juga turun tangga, gapapa deh.. tetep dimasukin next destination kalau ke Bali lagi.

Tips:

  • Setelah turun dari tangga, segera cari spot yang bibir pantainya bisa untuk bermain air (cari yang tidak terlalu banyak karang-karang kecil
  • Bawa minum dan makan yaa.. kalau mau lama bermalas-malasan di bawah. Karena di bawah (pantai) tidak ada penjual sama sekali, kecuali di pelataran parkir. Hati-hati menuruni tangga. Sehabis hujan, beberapa anak tangga (walaupun sudah semen) licin dan cukup curam.  
Advertisements
Categories: Bali | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.

%d bloggers like this: