Mencari Makanan Halal di Hongkong dan Pertemuan Mejik Dengan Pahlawan Devisa

 

Pahlawan Devisa : Mba Trio M*can dan Mba Kan*en Band

 Salah satu hal yang paling menarik waktu di HK adalah ketika bertemu pahlawan-pahlawan devisa disana. Waktu lagi muter-muter cari restoran Indonesia di daerah Causeway Bay di sekitar Victoria Park, banyak banget ketemu mba-mba jawa. Saya juga orang jawa sih haha.. tapi kenapa saya sebut gitu, karena waktu saya jalan yang terdengar logat-logat jawa kental ngapak ngapak berkumandang.. *kibarkan bendera Purwokerto* tampaknya mereka sabtu-minggu libur, jadi saya sering banget liat mereka lagi belanja di pasar-pasar atau pusat perbelanjaan.

Waktu itu saya mau menuju Warung Malang, restoran Indonesia yang letaknya tak jauh dari Konsulat KBRI, ini pun sebenernya nyasar, tapi diselamatkan oleh Mba-mba jawa yang berbaik hati kasih tau jalannya. Sampai di Warung Malang, rammeee banget! Dan isinya orang Indonesia semua, yang jualanpun Ibu-Bapak berlogat Jawa. Sebenernya, apa sih yang menarik ketemu pahlawan devisa? Toh di Sing dan KL juga banyak kan?

Yang menarik adalah dandanannya. Kalah modis kitaaa… rambut di cat semua ala trio macan, pakaian ketat, ada yang ala Korea (baju minim, model bolong dibagian tertentu), ada yang ala barat, lengkap dengan higheels dan boots. Ada sih yang masih berjilbab dan dandanannya biasa-biasa aja, tapi yang dandan macam trio macam lebih menonjol *ya iya lah yaa 😀 . Satu lagi yang paling cihuy, pada pake iPhone juga (atau hape touch screen lain masa kini) , cieee hipster nih mba ceritanyaaah? *celupin bb ke kuah rawon

Pas ketemu di Argyle Center, mereka pake rok mini + sepatu tinggi + tas jinjing, sementara saya yang kucel, rambut di uwel-uwel + sepatu keds basah abis keujanan.. hiks

Saya juga memperhatikan, ternyata banyak yang (maaf) jadi pasangan sesama jenis. Yang jadi cowoknya, dandanannya miriippppp banget vocal utamanya kan*en band. Rambut belah pinggir asimetris, (tentunya) bule, make anting sebelah, celana jeans ketat ala pencil 2B, agak kedodoran di pinggang (kadang ditambah aksesori rantai) + sepatu keds. Di Resto aja saya liat 3 pasangan (yang sesama jenis), dijalan juga ketemu yang mesra beberapa kali.

Yah, bagaimanapun juga, mereka tetap Pahlawan Devisa. Baek-baek ya mba disana..oh ya untuk tetap menghormati mereka, saya gak pajang fotonya yah 🙂

Restoran Indonesia di Hongkong

 

Oh iya, ini sekedar selipan informasi makanan halal. Kalau mau cari restoran Indonesia, di daerah Causeway Bay ini udah paling bener. Mungkin karena deket konsulat KBRI juga. Kalau susah nyarinya, jangan malu-malu bertanya sama orang Indonesia disana 😛 (kemungkinan 70% akan ketemu orang Indonesia di sana.

  1.  Warung Malang:  Dragon Rise Building, Flat B2, 2/FL, 9-11 Pennington Street, Causeway Bay, Hong Kong.
  2. Restoran Sedap Gurih: Letaknya persis di seberang Chandra Mart. Tapi jam 10 malem kayanya udah tutup. Harga makanan di sini lumayan mahal. Tapi saya perhatikan memang harga makanan Indonesia di HK sekitar 50 HKD sampai 70 HKD untuk sepiring rawon. Lumayan mahal sih ya, tapi kalau kangen makanan indo, gapapa lah.
  3. Chandra Mart: masih di sekitaran Causeway bay. Jual segala cemilan Indonesia. Fruit Tea, The Botol dll dll..
Photo_1
Photo_2

muka bahagia abis makan rawon

Advertisements
Categories: China, Hongkong | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.

%d bloggers like this: