Vietnam

Hanoi yang Romantis

Ada apa sih selain Halong Bay di Hanoi?

Hanoi buat saya kota yang antik dan romantis. Mungkin kalau Ho Chi Minh (HCMNH) adalah Jakarta maka Hanoi adalah Bandung. hehe.. Pertama kali memutuskan ke Hanoi, memang sih gara-gara ada Halong Bay. Tetapi setelah googling, makin gak sabar pengen ke Hanoi. Ternyata Hanoi punya musim dingin! Wew.. bagi orang ndeso seperti saya, yang belum pernah jalan-jalan ke Eropa yang punya musim dingin, ini kesempatan banget bisa ngerasain winter. Yah, winter ala asia. And lucky me, waktu ke Hanoi bulan November 2009, pas banget mau masuk musim dingin. Yaay..

Saya sebut romantis, apalagi kalau bukan kotanya yang antik. Selain ada danau di tengah-tengah kota,  Dan danau yang terkenal di Hanoi, Hoan Kiem Lake. Kalau sore, banyak aktivitas yang unik disini. Ada sekelompok anak muda-mudi pacaran, ada sekelompok manula latihan taichi, atau sekedar duduk-duduk di cafe danau, sambil minum kopi mengisi kehidupan di Hoan Kiem District. Kabarnya Danau ini mempunyai cerita tentang The Legend of The Returned Sword. Dulu, Danau ini adalah bagian dari Sungai Merah.

Dsc_0232

Berdoa

Dscn2227

Mojok malam-malam

Dscn2228

Icon Hoan Kiem Lake

Dscn2244

Cafe di pinggir danau Hoan Kiem Lake

Lalu saya juga berkunjung ke Ho Chi Minh Museloum, tempat dimana mumi Uncle Ho dimakamkan. Sayang, saya tidak sempat masuk. Tetapi sempat melihat upacara pergantian penjaga (tentara-tentara yang menjaga Museloum). Ah sampe sekarang masih pengen masuk liat Uncle Ho 😥

Dsc_0165

Sempet juga saya numpang foto di Flag Tower. Tapi lagi-lagi, gak bisa masuk karena pas jam istirahat, sementara waktu saya berkeliling padat sekali, hiks hiks.. Flag Tower ini terletak di Museum Sejarah Militer Vietnam, letaknya tidak jauh kok dari Ho Chi Minh Museloum. Saya waktu itu hanya berjalan kaki saja.

Dsc_0269

Sayang sekali yaa, saya gak bisa naik ke menaranya.. *mewek lagi

Dsc_0214

Gambar di atas, Red Bridge di Hoan Kiem Lake. Emang, cocook banget kesini sama pacar yaa *batukbatuk

Dsc_0271

Gerbang Van Mieu

Van Mieu University atau biasa disebut sebagai Van Mieu Temple/ Temple of Literature, adalah universitas pertama di Hanoi. Ini saya kutip sedikit dari kitab backpacker a.k.a Lonely Planet hehe..

Van Mieu atau Temple of Literature. Dibangun tahun 1070 oleh Emperor Ly Thanh Tong dari Dinasti Ly, yang mendedikasikannya untuk Confucius (Khong Tu). Enam tahun kemudian, pada tahun 1076, universitas pertama Vietnam didirikan untuk mendidik keluarga kerajaan, kemudian para sarjana terbaik. Di situ kemudian diadakan ujian-ujian untuk merekrut para pegawai kerajaan.

Tahun 1484, Emperor Le Thanh Tong (perhatian yang ini dari Dinasti LE) memerintahkan pembuatan prasasti di atas lokasi Van Mieu untuk mencatat nama, tempat lahir mereka yang telah meraih sarjana dengan lulus ujian tiga tahunan sejak 1442. Meskipun 116 ujian telah diadakan antara 1442 dan 1778, hanya 82 prasasti saja yang masih ada.

Tahun 1802, Emperor Gia Long (Dinasti Nguyen) memindahkan universitas ke ibukotanya yang baru di Hue dan bekas universitas dimanfaatkan sebagai temple untuk Khia Thanh.

Van Mieu terdiri dari 5 seri courtyard. Antara courtyard saling ditemukan oleh gerbang (gambar 1: Gerbang Dai Trung) yang bentuknya berbeda-beda dan diteruskan oleh satu jalur jalan kaki. Courtyard tersebut diisi oleh taman, pohon-pohon tinggi, antara bentuk yang terbangun dengan situs alam saling melengkapi. Aku pernah baca kalau filosofisnya, orang Vietnam senang mengambil citra alam sebagai bagian dari lingkungannya. Di courtyard yang ketiga, kita bisa melihat bangunan-bangunan terbuka di mana di simpan 82 prasasti namun yang menarik perhatian adalah adanya danau yang dominan di court ini. Danau tersebut dipanggil Thien Quang Tinh.

Dsc_0279

Thien Quang Tinh

Dsc_0313

Hehe, sama aja kaya indonesia yah

Saya juga sempat melewati Opera House, sebuah teater di Hanoi yang dibangun pada tahun 1901. Tak heran bangunannya cukup artistik, karena dibangun disaat Prancis menduduki Vietnam. Gedung ini kemudian digunakan sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya.

Kalau teman-teman masih banyak waktu, silahkan nonton Water Puppet Show, saya memutuskan waktu itu tidak nonton, karena keterbatasan biaya *melas , jadi cukup foto-foto saja di depan gedung water puppet show. Water Puppet Show ini merupakan kesenian traditional Vietnam sejak abad kesepuluh, menggambarkan tentang gambaran kehidupan warga Vietnam di pedesaan , permukaan panggungnya menggunakan air dan memainkan boneka dari bali tirai. Penasaran? Jangan lupa nonton kalau ke Hanoi 🙂

St. Joseph Cathedral

 

Satu lagi yang wajib: NYOBAIN PHO 

 

Summary Hanoi

Tempat Wisata

1. Halong Bay

2. Van Mieu / Temple of Literature

3. Ho Chi Minh Museloum

4. Hoan Kiem Lake

5. Flag Tower/ Vietnam Museum

6. Water Pupet Show

7. Ho Tay Lake

8. Cho Dong Xuan Market –> awas copeeet.

Penginapan

Disekitar Old Quarter/ Hoan Kiem Lake banyak banget yang murah-murah. Bisa cek di Hostelworld.com ya . Tetapi tetaplah hati-hati, karena ada banyak hotel palsu yang namanya sengaja dimiripkan dengan hotel-hotel favorit di Hanoi. Old Quarter ini terdapat pasar murah, atau memang surganya belanja. Siap-siap nawar pakai urat dan kalkulator ya 🙂

Transportasi

kalkulator Transportasi disana pakai taksi, tapi hati-hati banget yaa.. ada baiknya mencari informasi terlebih dahulu taksi yang sudah direkomendasikan, karena di Hanoi banyak banget scam taksi alias taksi argo singa. Beruntung saya waktu itu dapet referensi dari Kedubes Indonesia (sudah saya posting di tulisan saya sebelumnya)   

Ah, mungkin saja harus mengunjungi Hanoi lagi, agar bisa bercerita lebih banyak. *mulai cari-cari alasan 😀

I’m officially missing you, dear Hanoi..

Dsc_0207
Categories: Vietnam | Tags: | Leave a comment

Tragedi Passpor Hilang di Hanoi

Hari terakhir saya di Hanoi, saya berencana untuk city tour, yang sudah dibayar di hari pertama saya sampai di Hanoi. Karena kehilangan passport, jadilah saya cancel city tour tersebut, mengingat mencari kantor polisi, Indonesia embassy dan buat passport pengganti mendadak lebih menarik pada saat itu dibandingkan ikut city tour. Karena, kalau tidak dapat paspor pengganti saat itu juga (dimana dijadwalkan harus terbang ke Singapore malam hari nya), saja tidak akan bisa pulang. Ya, jangankan pulang, terbang ke Singapore saja mungkin tidak akan bisa.

                                       

Dsc_0181

sepeda motornya heboh

Dan, disinilah awal petualangan saya di Hanoi. Dengan berbekal nol bahasa Vietnam, dan bahasa inggris lumayan (standar diri saya sendiri), berkeliling lah mencari Indonesia Embassy dengan berjalan kaki, alamat sudah ada di   kertas hasil dari mbah google. Saya memutuskan untuk berjalan kaki, dan nanya ke penduduk setempat dengan bahasa tubuh. Disini, meteran kesabaran saya masih normal. Tidak pernah rasanya saya ingin sekalii melihat bendera merah putih seperti pada saat itu. Dan disaat akhirnya saya menemukan Indonesia embassy, sungguuuhh muka saya sumringah seperti dapet bonus akhir tahun.. (walaupun ternyata si Merah Putih gak dikibarin)

 

Dsc_0177

kedubes Indonesia di Hanoi

Disitu, saya dibantu oleh Bpk. Budi, waktu itu beliau akan Bantu tetapi saya akan dibantu setelah dapet surat dari kepolisian setempat. Maka, terpaksalah keluar dari embassy untuk cari kantor polisi..

 

Nah, jadilah saya menyebut hanoi adalah hutan rimba, bagaimana tidak, hampir nangis rasanya nyari kantor polisi di Vietnam. Saya tanya “do you know where the police office?” . mereka menggeleng. Malah ya, jangankan menggeleng, jauh dari kita aba-aba mau tanya, mereka langsung nggeleng-geleng sambil tangannya dadah-dadah (maksudnya gak tau).. haduuh.. coba kalo di Indonesia, orang bule bilang ‘police’ ke tukang minta2, pasti pada tau kan yaaa??

Dsc_0157

kira-kira gambaran polisnyah..

 

Akhirnya, karena udh kecapean, saya memperpendek pertanyaan, dari “do you know where the police office?”, menjadi “police office?” lalu “police??POLIS?!!” sampai ke ‘peragaan tangan menembak’ saking udah gak tau harus dimana lagi..

Dan bener aja, akhirnya sampailah kita pada sebuah kantor polisi. Polisi disana sungguh gak ada serem2nya. Cenderung kurus banget, muka senyum dan manggut2.. sampe di kantor polisi pertama, saya ngomong dengan bahasa inggris, kalo mengenai keilangan passport (ya tentu saja dengan didukung meragain passport kelempar, beneran udah kaya orang setengah gila). Dan, yang bikin saya jadi gila, si polisi terus aja menjawab dengan bahas Vietnam dan menuliskan alamat di kertas. Saya yakin, bahwa maksudnya adalah, tempat ini bukan untuk kehilangan passport, dan saya harus menuju tempat yang dituliskan tersebut..

Dengan sikap optimis, mental lelah, dan pikiran setengah gila tersebut, saya mencari pos polisi kedua, bolak balik jalan kaki (dengan  pertimbangan menghemat uang), napas ngos-ngosan, city tour yang gagal ini, jadi kaya city tour beneran.. karena kita nemuin beberapa tempat yang tadinya mau kita kunjungin di city tour.. see, selalu ada sisi positif di setiap musibah :). Tapiii.. ternyata gak ketemu juga tu kantor polisi II,I don’t care a city tour, i.. waaannt.. police.. Office soon!! tapi malah alamat persis yang ada dikertas (tulisan si polisi tersebut) adalah toko baju, akhirnya balikah saya ke tempat polisi pertama..                                     

Trus, kita disambut dengan muka senyumnya.. dia sambil bilang ‘sorry..’ sambil senyum, terus nulisin lagi alamat baru. Ternyata SALAH NULIS ALAMAT!!!

Capee deeeeh… betis udah kemeng-kemeng rasanya >_< . dan lebih parahnya lagi, ternyata alamat baru tersebut, pas udah ketemu, adalah pos polisi yang nyempil, yang dari tadi udah kita lewatin beberapa kali, tapi tak nampak spt kantor polisi, karena jualan buah-buahanan!!! Oh Vietnam….

 

Dscn2237

 Penampakan Kantor Polisi

Dscn2240

Kantor polisi yang jual buah-buahan

Setelah sampai buru-buru isi form, dan balik ke embassy, saya sampai hapal alamat embassy tanpa liat kertas lagi, dan untuk dua hari ke depan, saya masih tertahan di Hanoi, karena di tolak maskapai Tiger dengan passport sementara tersebut.. (yang harusnya kita tetep bisa terbang ke Singapore)

 

Karena extend dengan tidak sengaja, saya sedikit hapal kota Hanoi yang kecil .. karena berkali-kali bolak balik jalan kaki. Akhrinya kita city tour sendiri by Taxi (yang kalo sial, dpt taxi yang argo kuda). Akhirnya hari ke-6 bisa terbang juga ke Singapore..

Dan di Singapore, yang aturan saya have fun (karena dapat jatah seharian di Singapore sblm balik ke Jakarta dgn flight malam), ini sudah kehabisan tenaga banget.. jadi jalan-jalan seadanya aja hehe

 

Aaaah, entah mengapaa liburan kali ini, walaupun sangat-sangat berkesan tapi ingin sekali tiba dengan cepat di Bandara Soekarno Hatta! Indonesiaa.. I’m Coming!!

 

Summary Info:

 

Hostel: Democracy hostel (around USD18)

Hanoi City Tour: USD21/person

Trave tour recommended: http://www.sinhcafevn.com/

Taxi Recommended: Than Binh Taxi (yang lainnya, hati-hati argo singa banget)

 

 

Over all, I’m planning to visit vietnam again, maybe for Sapa or Mui Ne ;).

 

Yg butuh info lbh lanjut bisa japri saya ya.

Categories: Vietnam | Tags: | Leave a comment

Halong Bay

Berdasarkan booking online, saya akan dijemput jam 08.00. Sebelum tour, saya sudah memutuskan mau booking city tour untuk keesokan harinya di hostel tempat saya mennginap aja.. harga lebih kooperatif dan tempat kunjungan bisa di tawar-tawar hehe.. oiya, Jgn lupa untuk selalu membawa catatan mengenai data apa saja yang telah di booking, seperti travel tour, dll karena kalau ada apa-apa pihak hostel bisa bantu kita untuk telfon.

 

Pas bangun pagi di Hanoi, seneng banget merasakan sejuk udara di Hanoi.. di depan tpt hostel saya menginap (yg letaknya di gang) ternyata banyak orang jualan Pho dan bunga.. aah, tidak menyesal booking di Hostel tersebut, krn baru beberapa langkah keluar dari gang, blaarrr.. pasar!!!

Dsc_0196

duduk-duduk sarapan

Horeeeeee… gak jauh dari situ, tinggal jalan kaki, ketemu Hoan Kiem Lake..

Dscn2245

my favorite scene in Hanoi

horeeee lagii!! deket kemana-mana.. ternyata didaerah situ memang banyak banget bertebaran hostel, harga bersaing, fasilitas standar.. jd jangan khawatir, kalau mau menginap cari aja di deket old market/ Cho Dong Xuan Market atau Hoan Kiem lake district ya.. deket juga dari KFC, krn di Vietnam susah banget cari makanan halal.. padahal bau makanannnya sungguh menggoda..

 

Setelah di jemput sama sinh café, saya langsung naik van.. van nya bagus.. adakah pemerintahan Indonesia memfasilitasi turis2 dengan akomodasi seperti ini ya?

Dscn2268

Van Tour Halong

 

Jarak Hanoi – Halong 3.5 jam lebih.. jauh yaa.. tepos pantat part II. Saya satu van sama bule2, dan beberapa orang jepang. Gak sabar untuk sampe ke Halong Bay.. pemandangan di seperjalanan bagus dan kadang membosankan tentunya.. mendekati Halong bay harbour, sudah keliatan bukit-bukit dan batu-batu besar berhamparan di laut.. oh inilah inti perjalanan saya. The Halong Bay.

 

 

Di halaman Harbour halong bay, rameeee banget sama turis-turis dan jarang banget saya nemuin orang asia, most of them were western..

 

 

 

   

udah kaya pasar bule, halaman harbournya.. Bentuk kapalnya unik model wooden gitu, sayang gak ada yg layarnya dibuka seperti gambar-gambar yang saya lihat..

tp tetep bagus kok.

 

Melengkapi kekaguman saya akan Halong bay.

 

 

Halong bay bagus banget.. ada ratusan batu-batu besar dan bukit-bukit. Beberapa diantaranya mempunyai gua-gua yang bisa kita lewati dengan perahu kecil.

                                                         

Dscn2137

 

Halong Bay

                                                    

 

Dscn2103

Dsc_0218

Daaan.. tidak ketinggalan

Dsc_0094

Thien Chung C ave

Thien Chung Cave itu (silahkan googling penulisan yg bener gimana ;p) yang didalamnya ada banyak stalagmite dan stalagtit, menjadi bagus karena dikasih lampu-lampu warna warni sih.. tapi yah, tetep aja bagus karena terbuat dari proses  pembentukan alam.. cukup besar juga gua yang saya masukin itu.

                     

Dsc_0105
Dsc_0012

                                                Canoe                                                

Dalam tour halong ini, nanti akan ada sesi dimana kita bisa memilih untuk kayaking  atau naik perahu kecil bareng-bareng. Saya memilih yang terakhir, berhubung takut nyasar aja di halong bay dayung dayung perahu sendiri hehe. Saya gak tau mana yang lebih enak, yang jelas kalo kayaking dayung-dayung aja gitu kan dan lebih lama aja jalannya..                                                     

Lama tour halong bay kira2 empat jam. Dan jam lima sore kita harus sudah kembali ke Hanoi (yang memakan waktu 3.5 jam).

Sampai di Hanoi jam 20.30, kita sepakat ingin segera dan tak sabaaaaar mau ke pasar malam untuk belanja. Aha! This is (always) my favorite things.. buy something buy something until you realize that you have spent a lot of money for clothes and you are crying out loud staring your empty wallet ^ ^

Dan, bergegaslah kita ke pasar itu yang letaknya dekat sekali dengan tpt kita menginap.. ohooooo ramaaiiii… dan murah-murah-murah-murah.. saya sibuk liat kiri kanan, ah kalau saja saya pergi dengan ibu-ibu tukang belanja teman seperjuangan, pastilah duit saya raib saat itu juga. Pasar ini benar-benar berpotensi menjadi tuyul yang hebat setelah tuyul-tuyul di ambas..

Dsc_0119

ramai

 

 Disini bahasa inggris orang viet kan ble’e banget ya, jadi siap-siap ngotot make urat nawarnya, itu juga uratnya bukan dimulut, tapi ditangan make kalkulator.. jangan lupa belanja pake VND jgn USD bisa rugi dikiit, karena kalau kalau kita bayar pake USD dia balikin kembalian make VND. Hehe

 

 Berbagai macam coat dan jaket model lucu-lucu banget.., ambas? Lewaaat, mangga dua? Tewaas, apa lagi apa lagi? Sency? Ya jelas lewat murahnya 😀

Mungkin karena disana lagi mau masuk musim dingin, ya ampun itu sweater lucu lucuuu banget huhuhuhu.. shawl-shawl juga.. **mengingat2 sudah ada beberapa shawl menggantung di lemari**, akhirnya saya beli juga shawl warna biru dangdut.. biar macam dewi persik sikit lah.

Setelah capek kebingungan (kebingungan mau dibeliin apa sementara baggage harus tetep 15kg) saya jalan-jalan di sekitaran hoan kiem lake. Karena malem minggu.. disitu banyak yang mojok, memang danaunya romantis sih? Apa saya aja yang mellow ya hehe

 

Dsc_0130

Hoan Kiem Lake, romantis yaa 🙂

Categories: Vietnam | Tags: | 2 Comments

Blog at WordPress.com.

Jalan Sendiri ke Jepang

Sekali-sekali jalan gak pakai Tour - freedom adventures

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

Anila Tavisha

Ambivert creature who loves to postpone her stories

dininulis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad & HR.Thabrani)

alfsukatmo.wordpress.com/

A place where my soul rest

Wee Line

There's always an open door for them who wanna try

Esti Murdiastuti

Melihat dunia, merenung, intropeksi maka engkau akan menemukan Tuhan-mu

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Penyukajalanjalan

Jelajahi dunia selagi bisa

santistory

.:santiari sanctuary:.